Rabu, 31 Desember 2008

Murid Porno

Ucil dikenal di kelasnya karena lihai berkata porno. Seorang ibu guru bahasa Indonesia, tahu hal itu. Sehingga, pada
pelajaran membuat kalimat, ia sengaja tak akan menyuruh Ucil untuk membuat kalimat.

Bu guru secara bergilir mengetes murid-muridnya, mulai dari huruf A sampai Z.
"Coba Udin kamu buat kalimat dari huruf A?" tanyanya pada Udin.
"Aku anak hebat," jawab Udin tegas.
"Bagus!"
Demikian seterusnya berjalan lancar.
Saat tiba pada huruf Z, pikiran bu guru berubah. Ia yakin Ucil akan kesulitan bila diminta membuat kalimat dimulai dari
huruf Z. "Coba Ucil bikin kalimat yang dimulai dari huruf Z?" Mampus Lu, pikir bu guru.
"Zainudin "anu"-nya gede!" kata Ucil mantap.

Minggu, 28 Desember 2008

Logika Anak

Ini kejadian tentang anak saya yang kelas I SD.

Minggu lalu, anak saya baru saja selesai Ulangan Umum Cawu I/98. Yang akan saya ceritakan adalah jawaban dia sewaktu
Ulangan Umum tersebut, mata pelajarannya adalah PPKn.

- Siapakah yang mempertahankan negara kita ..........?
Dia jawab : JAGOAN !
- Kalau ada temanmu yang berkelahi, apakah tindakanmu .........?
Dia jawab : menjadi WASIT !


Dikuntit Orang ber-HD
Waktu itu hari Sabtu kira-kira jam 19.45 Wib, saya mengendarai mobil menuju arah Semanggi dari Grogol dengan kecepatan
kira-kira 60 km/jam.

Tiba-tiba dari sebelah kanan seorang berkendaraan Harley Davidson berjaket loreng rambut cepat dan sepatu boot, mengetuk
jendela sambil mengatakan sesuatu. Karena saat itu saya sendirian, saya cuekin aja dan saya percepat kendaraan. Diapun
mengejar dan kembali mengetuk jendela kanan.Kali ini saya buka jendela dan dia bilang; "He... sudah pernah naik HD
belum?", tanpa saya jawab jendela saya tutup dan saya tambah kecepatan.

Dia kejar dan kembali mengetuk jendela dan bilang; "He... kamu udah pernah naik HD belum?", teriaknya. Saya jawab;
" Sok loe, baru naik HD aja sombong". Jendela saya tutup dan saya coba menghindar dia, tapi dia kembali mendekati saya
dan kembali mengatakan;" He.... udah pernah naik HD belum?????", kali ini saya diamin aja dan saya kurangi kecepatan
kendaraan saya agar dia jalan duluan.

Sewaktu saya sampai di lampu merah Slipi, ada kerumunan orang, keliahatannya sedang terjadi kecelakaan. Ternyata si orang
yang menguntit saya tadi jatuh terkapar. Saya berhenti dan saya hampiri orang itu, dan saya bilang;" Sok sich loe, baru
naik HD aja sombong". Rupanya dia masih setengah sadar dan menjawab;"Mas.... tadi saya mau tanya... HD itu remnya dimana?"


Ginting beli Dawet
Ginting: Mbak, beli cendol..
Mbak: sampun telas
Ginting: Iya memang harus pake gelas..
Mbak: Mboten wonten
Ginting: Iya memang saya suka pake santen..
Mbak (sambil kesal): Dasar sinting
Ginting: Kok tahu nama saya Ginting...??
Mbak (makin kesal): Dasar wong edan..!!
Ginting: Wah mbak betul lagi..saya memang dari Medan.. Mbak: $#@$& ...???!

Kamis, 25 Desember 2008

Beli Sendiri

Dua orang teman sedang minum-minum di sebuah bar hingga mabok. Ketika akhirnya uang mereka habis, seorang di antara mereka
berkata:

"Sa-sa-saya ada akal," kata Al, "Ma-ma-mari kita pulang ke rumah saya dan minta uang pada istriku."

Dengan sempoyongan keduanya berjalan menuju rumah si Al, yang tidak berapa jauh dari bar mereka tiba di ruang duduk dan
menyalakan lampu, didapati istrinya sedang pacaran dengan laki-laki lain di sofa.

Al yang mabok berat dan hanya ada dalam pikirannya untuk minum saja, tak sadar benar keadaan istrinya tersebut.
Lain dengan temannya yang masih rada sadar.

"Sa-sa-sayang, apa-apa ada sedikit uang untuk su-su-suamimu," ucap Al dengan sempoyongan. "Ambil di dompet mantel saya,
dan cepat matikan lampunya." bentak istrinya.

Sesampai di luar rumah, Al mengamati uang yang didapatinya dari dompet, "Ma-ma-masih cukup untuk dua botol, aku sebotol
dan kau sebotol, ba-ba-bagus bukan," katanya.

Temannya yang masih terkesan dengan apa yang dilihat di sofa tadi, mengingatkan, "Tapi Al, bagaimana dengan laki-laki yang
bersama dengan istrimu tadi?"

"Persetan dengan dia, bi-bi-biar dia membeli minumannya sendiri."

Senin, 22 Desember 2008

Ibu Di Gosipin

Ibu: andi,tolong dong pergi ke pasar.
Andi: malas, ah bu saya kan lagi main sega.suruh adik saja.
Ibu: adikmu masih kecil dia baru bisa jalan.
Andi: siapa bilang?
Ibu: ayo kamu pergi belanja.
Anto: biar saya aja bu.kak andi kan capek
Ibu: lho kamu kok mau belajar belanja.
Anto: soalnya saya kemarin dimarahin oleh kak andi
Ibu: kenapa kamu dimarahi?
Anto: soalnya saya dikasih uang oleh ayah
Ibu: apa hubunganya?
Anto: soalnya komputernya kak andi.tanpa sengaja saya minta duit ke ayah
Ibu: masa anak sekecil ini udah bisa minta duit
Andi: siapa suruh ibu sukanya nonton titanic segala,udah itu suka bilang duit segala kalo ibu naksir sama
leonardo di caprio mendingan ibu jalan kaki dari jakarta sampe los angeles enggak usah pulang
Ibu: maksud kamu?
Andi: maksudnya ibu kan naksir sama Pak RT
Ibu: siapa yang naksir sama Pak RT?
Andi: lho bukannya dia ngundang ibu makan malam ibu kan pake perhiasannya
Ibu RT
Ibu: ??????????(akibatnya andi dipukul oleh ibunya karena and suka bilang bahwa
ibunya naksir sama pak rt) inilah akibat dari anak yang suka nonton film anak dewasa
sampe enggak tau apa yang sedang diomonginya.sudah dulu ya

Jumat, 19 Desember 2008

Semangka Yang Pucat

Alkisah ada seorang pedagang buah semangka asal medan seorang ibu menawar sebuah semangka
berapa harganya semangka ini bang?? tanya si ibu
Rp. 2.000 sekilo bu..kata pedagang
merah ngak, bang ?? kata si ibu
merah lah, mana pernah saya menjual yang ngak merah, bu ?

tiba - tiba tanpa sengaja buah semangkanya jatuh dan terbelah. begitu jatuh, semangka itu terbelah dan kelihatan putih
( pucat ) isinya...lalu si ibu ini tanya?

loh..katanya isinya merah koq ini putih..kata ibu dengan nada protes..
si tukangnya lalu dengan nada membela diri.
ah...ibu macam mana pula...orang saja kalo jatuh pucat apa lagi semangka bu!!


Tolong Yah...
Pada suatu hari ada seseorang yang bertanya kepada seorang anak orang itu bertanya "7x7 berapa,dik?"
Lalu anak itu menjawab "Saya tidak tahu."
Orang itu menjawab "Cepat sana tanya sama ayahmu."
Anak itu bergegas pergi menemui ayahnya yang sedang membaca koran.
"Yah, 7x7 berapa?" Ayahnya menjawab"Ya presiden dong."
Setelah itu ke tempat ibunya yang sedang make up. "Bu,7x7 berapa?"
Ibunya menjawab "Aduh, pipiku merah."
Setelah itu ke tempat kakak nya yang sedang menyanyi dangdut.
"Kak, 7x7 berapa?" Kakaknya menjawab "aduhhh..... teganya...teganya......"

Anak itu lalu kembali ke orang tadi. Lalu anak itu menjawab "Ya presiden dong."
Orang itu menjawab "Salah." Anak itu menjawab lagi "Aduh, pipiku merah."
Karena jengkelnya orang itu pergi. Lalu anak itu menjawab "Aduh teganya..... teganya....."


Banner Indonesia Network

info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah